Warga Tuntut Ganti Rugi


Ceceran Crude Oil Masih Berlimpah
INDRAMAYU-Pencemaran di perairan Indramayu berupa ceceran crude oil atau minyak mentah akibat tumpahan di 150 Single Bouy Mooring (SBM) Balongan, hingga kini masih belum dapat diatasi. Bahkan, ceceran minyak mentah terus meluas ke sejumlah lokasi pesisir pantai dan muara. Sementara warga masih terus berupaya membersihkan ceceran minyak yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Buntut dari pencemaran yang terjadi dan belum bisa diatasi, warga mulai menuntut ganti rugi akibat terjadinya pencemaran itu. Pasalnya, dampak pencemaran sangat merugikan nelayan maupun petambak.
Seperti diungkapkan Iing Rokhimin dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI). Menurutnya, warga pesisir saat ini mulai gerah dengan dampak pencemaran yang terus meluas. Mereka berharap agar pihak Pertamina mau bertanggung jawab. “Yang pasti dampak pencemaran ini sangat parah, dan warga tidak mau tahu serta berharap segera ada ganti rugi,” ungkap Iing kepada Radar, Rabu (24/9).
Dikatakannya, pihak Pertamina kabarnya siap untuk bertanggung jawab terhadap persoalan itu, dan diharapkan bisa segera direalisasikan. Sementara itu Madri dari LSM Siklus mengatakan, Pertamina bukan hanya bertanggung jawab untuk membersihkan ceceran crude oil saja, namun juga terhadap pemulihan lingkungan. Menurutnya, pemulihan lingkungan tidak bisa dilakukan dalam waktu satu dua hari, namun butuh waktu lama.
Informasi yang diperoleh koran ini dari Dinas Pertambangan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Indramayu, saat ini telah dibentuk tim yang akan melakukan kajian serta penghitungan kerugian yang diderita akibat pencemaran.
“Saat ini memang telah terbentuk tim yang beranggotakan Pertamina, DPLH serta dari Kompi,” ungkap Kepala DPLH Drs H Suherman.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s