Aziz Minta Yance Dibebaskan, Jaksa Agung: Tak Ada yang Boleh Intervensi Hukum!

Jakarta – Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin meminta Kejaksaan Agung membebaskan politisi Golkar Irianto MS Syafiuddin alias Yance dari tahanan. Permintaan ini ditolak sebab proses hukum tidak boleh diintervensi siapapun.

“Proses hukum sedang berjalan, biarlah perkara Yance bermuara ke persidangan di pengadilan,” kata Jaksa Agung M Prasetyo saat dihubungi, Rabu (10/12/2014) malam.

Setiap terdakwa lanjut Prasetyo bisa menggunakan haknya membela diri di hadapan majelis hakim. Tapi jaksa penuntut umum juga harus membuktikan dakwaannya.

Bersalah atau tidaknya terdakwa perkara korupsi termasuk Yance menurut Prasetyo akan ditentukan oleh keputusan majelis hakim dengan mempertimbangkan bukti dan fakta persidangan.

“Majelis hakim yang berwenang menilai dan menjatuhkan putusannya. Di luar itu tidak dibenarkan pihak lain siapapun mengintervensi dan mencampurinya,” tegas Prasetyo.

Sebelumnya Aziz yang juga Wakil Ketua Umum Golkar kubu Ical menuding ada kepentingan tertentu di balik penahanan Yance dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan proyek PLTU di Sumur Adem tahun 2004. Karena itu dia meminta agar Kejaksaan segera melepas Ketua DPD Golkar Jabar itu dari tahanan.

Kasus yang menjerat Yance ini berawal dari masa kepemimpinannya sebagai Bupati Indramayu pada 2000-2010. Pada tahun 2004, diduga Yance melakukan tindakan penggelembungan harga dalam pembebasan lahan seluas 82 hektare untuk pembangunan PLTU I di Indramayu senilai Rp 42 miliar.

Lewat panitia pembebasan tanah, Yance diduga menaikkan nilai harga jual tanah atau mark up yang seharusnya Rp 22 ribu per meter persegi menjadi Rp 42 ribu. Perbuatannya tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 42 miliar.

Dalam kasus tersebut ada tiga terdakwa lainnya yang diduga terlibat, yakni Agung Rijoto pemilik SHGU Nomor 1 Tahun 1990 yang bertindak selaku kuasa PT Wihata Karya Agung, mantan Sekretaris P2TUN Kabupaten Indramayu Daddy Haryadi, dan mantan Wakil Ketua P2TUN yang juga mantan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Indramayu Mohammad Ichwan.

 

Sumber : Detik

Dipublikasi di Seputar Indramayu | Tinggalkan komentar

Pemilihan Kepala Desa di Indramayu Hingga Larut Malam

Indramayu – Pemilihan kuwu atau kepala desa  yang dilaksanakan serentak Rabu (10/12)  diperkiraksn ada yang berlangsung hingga tengah malam ini seperti di Kecamatan Kandanghaur, hingga magrib masih banyak panitia pilwu yang menghitung surat suara.]

Keterlambatan penyelesaian pilwu itu disebabkan karena jumlah hak pilih yang terlalu banyak dan tak sebanding dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara. Akibatnya, jadwal pilwu yang seharusnya selesai sebelum magrib malah molor.

“Sampai mau magrib perhitungan suara pada pilwu di Desa Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur masih berjalan,” ujar Furqon, 51 warga Blok Karangsinom, Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur.

Pemantauan Pos Kota, pelaksanaan pilwu di sejumlah desa sudah ada yang selesai sebelum magrib. Contohnya Desa Muntur Kuwu tetpilih Samsudin, Desa Jangga Nedi Prasetyo, Desa Puntang H.Omo Kartomo, Desa Lohbener H.Rahmatullah Soleh (Ade), Desa Sindang Doclo.

Desa-desa lainnya masih dilakukan perhitungan suara. Desa yang hak pilihnya banyak, mencapai di atas 7 ribu suara diperkirakan baru akan selesai tahap perhitungan suaranya pada tengah malam.

 

Sumber : Poskota

Dipublikasi di Seputar Indramayu | Tag | Tinggalkan komentar

Pilkades, Indramayu Siaga I

INDRAMAYU – Masyarakat Kabupaten Indramayu di 171 desa menggelar pemilihan kuwu atau pemilihan kepala desa secara serentak Rabu 10 Desember 2014.

Guna mengamankan jalannya pesta demokrasi langsung itu, Polres Indramayu menerjunkan 2.581 personel gabungan. Mereka disebar untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas. Mulai perusakan, penganiayaan, penyanderaan terhadap panitia pemilihan kuwu, hingga perjudian pemenangan kuwu (kepala desa).

“Sejak kemarin, seluruh personel telah disiagakan menjaga tempat-tempat pemungutan suara dan lokasi strategis lainnya,” jelas Kapolres Indramayu AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono kepada Okezone, Rabu (10/12/2014).

Selain mengerahkan personel kepolisian di jajaran Kepolisian Resor Indramayu, turut pula diterjunkan personel BKO dari Satuan Brimob dan Direktorat Sabhara Polda Jabar. Selain itu, juga terdapat 860 personel BKO dari TNI Angkatan Darat.

AKBP Wahyu menyebutkan pihaknya mengidentifikasi terdapat 61 desa yang masuk kategori rawan. “Mari kita sukseskan pilkades ini dengan tetap memelihara keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat,” imbaunya.

Hingga saat ini proses penghitungan suara masih berlangsung. Petugas pun masih berjaga untuk meredam kemungkinan adanya aksi massa yang tidak menerima hasil penghitungan.

Tercatat 515 calon kepala desa dipilih langsung oleh warga sebagai pemilih dalam Pilkades 2014. Penyelenggaraan pemilihan kepala desa ini didasarkan pada Peraturan Bupati Indramayu Nomor 24 dan 26 Tahun 2014.

“Secara umum, situasi masih kondusif. Pengamanan di daerah rawan pun diperkuat,” tutur AKBP Wahyu mengakhiri.

Sumber : Okezone

Dipublikasi di Seputar Indramayu | Tinggalkan komentar

Batik Complongan Indramayu rambah pasar Singapura

Batik tulis Complongan khas Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai rambah pasar Singapura setelah tembus ekspor Amerika dan Eropa.

Batik tulis Complongan merupakan kreasi pantura dengan ciri khas warna natural dan bolongan lubang jarum yang cukup unik sehingga diminati pasar lokal dan ekspor, permintaan terus meningkat dibandingkan batik lainnya.

Parjianto salah seorang perajin batik Paoman Kabupaten Indramayu, kepada wartawan di Indramayu, Senin, mengatakan, kini perajin batik yang memproduksi batik Complongan mulai lirik pasar Singapura, setelah mereka memasarkan produksinya ke Amerika dan Eropa.

Dikatakannya, batik Complongan berarti teknik melubangi kain batik dengan deretan jarum, keunikan batik tersebut menjadi daya tarik pasar Eropa dan Asia begitu juga untuk konsumen lokal cukup menggairahkan.

Teknik batik Complongan terus dilestarikan para perajin di Kabupaten Indramayu, kata dia, meski pengerjaan batik tradisional membutuhkan kesabaran dan keterampilan ditambah desain harus mengikuti pasar dengan mempertahankan ciri khas pantura yakni garis-garis pantai yang dicampurkan warna natural. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Seputar Indramayu | Tinggalkan komentar

Semangat Pahlawan Harus Jadi Cermin

INDRAMAYU – Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah, mengajak generasi muda agar bercermin dari semangat para pahlawan Indonesia, yang telah berjuang tak kenal lelah demi bangsa. Hal tersebut disampaikan bupati saat upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2014, di alun-alun Indramayu Senin (10/11).
Pada kesempatan itu bupati juga membacakan amanat Menteri Sosial RI. Dikatakannya, perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan mendirikan NKRI membutuhkan ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat.
Komitmen para pejuang, pendiri bangsa dan para pahlawan mempersatukan bangsa ini melahirkan sikap kepahlawanan, kesetiakawanan sosial serta menguatkan memori kolektif bangsa saat itu. Supaya berani bertindak nyata untuk melawan penjajahan dan ketertindasan akibat kolonialisme dan imperialisme.
Sikap kepahlawanan merupakan sebuah perwujudan tindakan dan pengorbanan yang penuh militansi. Sikap kesetiakawanan sosial adalah perwujudan dari kepekaan sosial atau batin.
“Kita harus memaknai semua itu bukan hanya sekedar ungkapan saja, tetapi harus dijadikan sebagai kekuatan moral yang dapat diterapkan di semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia pada masa kini dan mendatang,” tegas bupati.
Usia kemerdekaan Indonesia saat ini telah menginjak 69 tahun. Peringatan Hari Pahlawan tahun 2014 ini mengambil tema besar Pahlawanku Idolaku. Tema tersebut dipilih ntuk menggugah semangat kepahlawanan sebagai ukuran nilai, baik sebagai “panutan” maupun figur idola pencarian jati diri.
Untuk itu tema Pahlawanku Idolaku diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus, bahwa semangat juang dan semangat kebangsaan para pahlawan akan selalu terpatri di dada setiap insan Indonesia dan menjadi kebanggaan atau idola sepanjang masa.
Sebelumnya, pada akhir pekan kemarin dilakukan ziarah nasional di taman makam pahlawan Darma Ayu yang diikuti oleh Bupati Indramayu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, TNI/Polri, PNS, pelajar, dan lainnya.

 

Sumber : Radar Cirebon

Dipublikasi di Seputar Indramayu | Tinggalkan komentar

Mayat Wanita dengan Mulut Disumpal Celana Dalam Terkuak, Keluarga Histeris

Semarang – Isak tangis di rumah kecil di Jalan Kaliwiru nomor 45 Semarang pecah ketika polisi memastikan identitas wanita yang ditemukan di tengah hutan wisata Tinjomoyo. Diketahui korban bernama Dian Dwi Puryani (30), ibu dari dua anak yang masih kecil. Kerabat korban, Susi mengatakan pihaknya pagi tadi didatangi polisi yang membawa foto korban. Saat dipastikan, ternyata benar korban adalah Dwi, warga Kaliwiru, Kelurahan Kaliwiru, Kecamatan Candisari Semarang. “Ada polisi datang, dilihatin foto ternyata benar sodaraku,” kata Susi kepada detikcom. Diketahui hari Selasa (11/11) sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pencari rumput bernama Rohmat menemukan korban di tengah hutan. Mulut jenazah disumpal celana dalam, leher dijerat bra, tangan diikat kuncir rambut, dan korban tidak memakai celana. Ada bercak darah diduga darah menstruasi karena ditemukan juga pembalut. Anak korban yang masih berusia 7 tahun dan 2,5 tahun terlihat menangis diantara kerabat lainnya. Sementara warga sekitar membantu mendirikan tenda di rumah duka. Sedangkan suami korban tidak terlihat karena pisah ranjang.

Sumber : Detik.com

Dipublikasi di Seputar Indramayu | Tinggalkan komentar

kondisi Jalur Pantura Indramayu

Jalan pantura, indramayu msih dalam perbaikan Arah dari Jakarta Menuju Cirebon terjadi kemacetan mulai dari Kec: SUKRA sampai Kec: LOSARANG – LOHBENER. Sedangkan yang dari arah Cirebon menuju Jakarta kemacetan mulai dari Eretan.

Dipublikasi di Seputar Indramayu | Tinggalkan komentar